tengkleng solo merupakan kuliner khas solo

Solo merupakan salah satu kota dengan variasi kuliner yang lezat dan memiliki harga terjangkau. Kota Bengawan ini menjadi salah satu kota destinasi kuliner favorit bagi pecinta kuliner di Nusantara. Berbagai macam kuliner lezat dengan harga terjangkau tersedia di sini seperti Selat Solo, Sup Matahari, Timlo Solo dan kuliner khas lainnya. Selain itu, Kota Solo juga terkenal dengan olahan daging kambing yang lezat seperti sate buntel, sate kambing, gule, serta tengkleng. Pada artikel ini, joglosemar.id akan mengajak Anda untuk mengupas kuliner lezat di Solo berupa Tengkleng Solo. Seperti apa pkuliner khas Solo ini? Mari kita simak artikel berikut.

Apa itu Tengkleng Kambing dari Solo?

Tengkleng merupakan salah satu kuliner khas Solo berupa olahan tulang dan jeroan kambing dengan kuah encer berwarna kuning. Meski memiliki bahan baku tulang kambing, olahan kuliner lezat ini tetap memiliki daging yang masih menempel pada tulang kambing. Bagian tulang yang digunakan biasanya berupa iga, kaki, dan kepala kambing. Sedangkan jeroan kambing yang digunakan sebagai bahan baku tengkleng berupa otak, hati, dan usus kambing. Kuah encer dan bening dihasilkan dari kaldu tulang dan jeroan kambing ditambah dengan rempah-rempah. Perpaduan antara kaldu tulang yang berasal dari sumsum tulang kambing menghasilkan kuah “sup” kambing ini sangat gurih dan lezat. Aroma rempah-rempah juga menyatu dengan kaldu sehingga menghasilkan rasa Tengkleng Solo yang khas.

tengkleng kambing enak di solo
Tulang kambing atau “balungan” dengan daging yang masih menempel pada kuliner khas Solo ini.
Foto : Ery Lukman H. / Vivo V50

Perbedaan Tengkleng dan Gulai Kambing

Mungkin tampilan tengkleng khas Solo mirip dengan gulai atau gule kambing, tetapi sebenarnya cukup berbeda. Yang membedakan tengkleng dan gule kambing adalah tengkleng tidak menggunakan santan, sedangkan gule kambing menggunakan santan kental. Perbedaan yang paling mencolok ada pada bahan bakunya, dimana tengkleng menggunakan tulang dan jeroan, sedangkan gulai menggunakan daging kambing. Selain itu, rasa kaldu dan rempah-rempah pada kuah tengkleng lebih terasa dibandingkan gulai kambing yang menggunakan santan kental. Hal ini karena santan juga menjadi salah satu bahan utama pembuatan gulai kambing, sehingga rasa gurih dari santan akan lebih kuat daripada kaldunya. Akan tetapi kedua kuliner ini memiliki kesamaan rasa, yaitu sama lezatnya sesuai dengan selera Anda.

Harga Tengkleng khas Solo

Meski dahulu tengkleng bukan salah satu panganan untuk kalangan atas, tetapi saat ini sup tulang kambing ini telah menjadi salah satu kuliner khas yang dicari oleh wisatawan di Kota Bengawan ini. Apalagi harga tengkleng cukup terjangkau yakni sebesar Rp 35.000,- hingga Rp 70.000,- per porsi. Harga Tengkleng Solo ini dipengaruhi dari tempat membeli hingga porsi yang didapat. Karena pada beberapa warung penjual sate kambing di Surakarta, Tengkleng biasanya ditawarkan per porsi untuk personal ataupun untuk sharing. Porsi tengkleng untuk sharing tentu lebih mahal dan lebih banyak daripada porsi personal. Anda dapat menemukan tengkleng dengan cita rasa otentik pada berbagai depot ataupun warung sate kambing yang terkenal di Kota Solo. Anda dapat mencoba tengkleng khas Solo di Sate Kambing Pak Manto, Warung Tengkleng Mbak Diah, dan Tengkleng Solo Bu Jito. Tenang saja, semua tengkleng di sana memiliki rasa yang identik dengan harga yang masih terjangkau.

kaldu tulang kambing sebagai pembeda dengan gule kambing
Menikmati tengkleng kambing khas Solo lengkap dengan kerupuk dan es jeruk.
Foto : Ery Lukman H. / Vivo V50

Jika Anda ingin mencoba tengkleng yang lezat, langsung saja datang ke Kota Bengawan dan nikmati semua kuliner yang ada. Kami sarankan Anda tidak hanya membeli tengkleng, tetapi Anda juga perlu mencoba sate buntel dan sate kambing. Demikian artikel kuliner khas Solo ini joglosemar.id sajikan, jangan lupa selalu cek website kami untuk mengetahui informasi menarik tentang Jogja Solo dan Semarang.

By Ery Lukman Hadi

SEO Specialist Copywriter & Web Designer