pintu masuk objek wisata bendungan wonogiri

Wonogiri merupakan salah satu kabupaten yang berada di sisi selatan area Solo Raya yang memiliki bentang alam yang indah. Salah satu keindahan alam yang ada di Wonogiri adalah Waduk Gajah Mungkur atau Bendungan Wonogiri, yang berada 6 km dari pusat kota gaplek. Bendungan Wonogiri menjadi penampung debit air dari Sungai Bengawan Solo ini telah menjadi salah satu sumber penghidupan bagi masyarakat Solo Raya. Bukan hanya karena sebagai sumber pengairan, tetapi telah menjadi sumber perekonomian baru bagi masyarakat Wonogiri dan sekitarnya. Salah satunya yang saat ini sedang cukup viral adalah Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur.

Sejarah Waduk Gajah Mungkur

Pembangunan Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri awalnya diinisiasi oleh Ir. R.M. Sarsito Mangunkusumo pada tahun 1941. Hal ini dilatarbelakangi karena saat musim hujan Sungai Bengawan Solo menyebabkan banjir di wilayah Kota Surakarta. Tetapi pada musim kemarau, debit air Sungai Bengawan Solo tidak dapat mencukupi kebutuhan air untuk masyarakat di Solo Raya. Oleh karena itu, ide pembangunan waduk untuk menampung debit air dari sungai terpanjang di Jawa Tengah ini dilaksanakan untuk memberi manfaat bagi masyarakat Solo Raya. Pada 17 November 1981 waduk terbesar di Jawa Tengah ini diresmikan oleh Presiden Soeharto setelah dilakukan pengisian air sejak 4 bulan sebelumnya. Hingga saat ini, Wadah Gajah Mungkur telah dimanfaatkan sebagai sumber listrik tenaga air (PLTA), tambak perikanan, pengairan, hingga tempat wisata.

objek wisata waduk gajah mungkur
Letter Sign pada Waduk Gajah Mungkur semakin mempercantik tampilan objek wisata andalah Wonogiri ini.
Photo : Google Review / Antonius Poerworaharjo

Keadaan Waduk Saat ini

Saat ini Waduk Gajah Mungkur telah menjadi salah satu icon wisata di Solo Raya, khususnya Wonogiri disamping fungsi utamanya sebagai sumber pengairan. Pemerintah Kabupaten Wonogiri tidak hanya melakukan perawatan fungsi utama waduk, tetapi juga mempercantik tampilan sekitar waduk. Area sekitar waduk disulap menjadi salah satu ruang terbuka hijau dan food court sebagai destinasi wisata. Selain itu, terdapat beberapa tambak yang di kelola oleh Badan Usaha Miliki Desa (Bumdes) yang menghasilkan produk perikanan air tawar berkualitas. Beberapa hasil perikanan dijajakan oleh pemilik warung makan yang ada di sekitar waduk dalam bentuk olahan kuliner yang lezat. Pengunjung dapat menikmati ikan bakar, udang tepung, dan kuliner lainnya pada warung makan yang ada di sekitar waduk.

Aktifitas di Waduk Gajah Mungkur

Pengunjung Waduk Gajah Mungkur dapat melakukan berbagai aktifitas yang menyenangkan disamping healing ringan dengan pemandangan danau yang indah. Anda dapat melakukan olah raga pagi, wisata kuliner, serta menikmati berbagai jenis wisata lain yang baru di Waduk gajah Mungkur. Pengembangan sektor wisata di waduk ini cukup masif, khususnya pada Objek Wisata Sendang Asri yang memiliki berbagai wahan wisata yang menarik. Pada objek wisata Sendang Asri, pengunjung dapat menikmati fasilitas wisata terbaru seperti jembatan kaca spot photo instagramable.

Selain itu, Anda dapat menikmati keseruan lainnya dengan menyewa kapal maupun speed boat untuk mengelilingi luasnya waduk di Wonogiri ini. Jika ingin berlama-lama untuk mencari ikan dengan cara memancing, Anda juga dapat menyewa perahu dari nelayan yang ada di sekitar objek wisata. Terdapat pula spot paralayang bagi Anda yang menyukai olah raga ekstrem dengan terbang melayang di atas waduk yang memiliki landscape yang indah.  Untuk anak-anak tersedia pula mini zoo sebagai wahana edukasi tentang satwa. Terdapat berbagai jenis satwa menarik, khususnya satwa utama berupa gajah yang menjadi daya tarik anak-anak.

gajah di bendungan wonogiri
Beberapa koleksi gajah yang ada di mini zoo Bendungan Wonogiri
Photo : Google Review / Abqory Sajid

Harga Tiket Masuk dan jam buka

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke objek wisata Waduk Gajah Mungkur, Anda hanya perlu membayarkan tiket masuk untuk menikmati indahnya waduk ini. Harga tiket masuk cukup terjangkau yakni Rp 15.000,-/orang setiap weekdays, dan Rp 20.000,-/orang saat weekend. Harga tiket ini juga akan berbeda pada masa high-season seperti musim libur lebaran dengan HTM Rp 25.000,-/orang. Selain tiket masuk, pengunjung dapat menikmati indahnya landscape alami waduk yang luas dengan menggunakan jembatan kaca yang memiliki tarif Rp 10.000,-/orang. Apabila ingin menikmati indahnya pemandangan sekitar waduk dari tengah-tengah perairan, Anda dapat menggunakan perahu dengan tarif Rp 10.000,-/orang. Tiket tersebut sudah termasuk asuransi jiwa, serta pelampung safety yang digunakan penumpang saat berwisata menggunakan perahu.

Jika Anda sudah tidak sabar menikmati liburan di Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur, Anda dapat mengunjunginya sebelum pukul 17.00 WIB. Karena objek wisata ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Pastikan Anda menggunakan kendaraan ternyaman untuk mengunjungi objek wisata yang indah ini bersama dengan keluarga dan orang-orang tercinta.

jembatan kaca objek wisata waduk gajah mungkur
Pengunjung dapat menikmati landscape Bendungan Wonogiri melalui jembatan kaca.
Photo : Google Review / R A