Semarang merupakan salah satu wilayah yang menjadi destinasi wisata religi bagi para peziarah dari seluruh Indonesia. Terdapat berbagai tempat wisata religi yang dapat dikunjungi umat beragama di Indonesia seperti umat Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu. Selain umat Islam, umat beragama Katolik merupakan salah satu umat yang memiliki kunjungan wisata religi yang cukup tinggi di Semarang. Hal ini karena terdapat beberapa lokasi peziarahan berupa tempat doa dan semedi di Kabupaten maupun Kota Semarang. Sebagai contoh Gua Maria Kerep Ambarawa yang sudah sangat terkenal hingga seluruh penjuru Nusantara, maupun Gua Maria Rosa Mystica di Tuntang dan Gua Maria Pereng di Getasan. Diantara lokasi peziarahan tersebut, terdapat gua Maria yang belum banyak diketahui banyak umat Katolik, yaitu Gua Maria Kendalisodo yang ada di Merak Mati, Bawen. Jika Anda penasaran seperti apa Gua Maria Bukit Kendalisodo ini, mari simak artikel berikut hingga selesai.
Gua Maria Kendalisodo di Merak Mati, Bawen
Gua Maria Bukit Kendalisodo merupakan salah satu tempat doa dan semedi yang terdapat di Kabupaten Semarang, tepatnya di Bukit Kendalisodo, Bawen. Tempat doa dan semedi ini memang belum terlalu dikenal oleh banyak orang, khususnya umat Katolik di Indonesia. Nama Gua Maria Bukit Kendalisodo memang kalah pamor dari Gua Maria Kerep Ambarawa dan Gua Maria Pereng Getasan. Kedua nama Gua Maria tersebut telah menjadi tujuan peziarahan umat Katolik maupun wisatawan umum baik dari dalam maupun luar kota. Sebagai informasi, Goa Maria Bukit Kendalisodo ini telah diberkati oleh Uskup Agung Semarang Mgr. J. Pujasumarta pada tahun 2013. Meski belum sepenuhnya jadi, tempat doa dan semedi ini telah dapat digunakan sepenuhnya untuk berdoa dan berdevosi.
Goa Maria yang berada di Bukit Kendalisodo ini memiliki corak arsitektur yang menarik dengan memanfaatkan kondisi geografis yang ada. Berada di lereng bukit membuat akses ke pelataran Gua Maria menjadi terjal dengan ketinggian yang cukup membuat Anda kelelahan. Meski demikian, setelah Anda menaiki beberapa anak tangga dan menghubungkan tempat parkir motor ke tempat doa, Anda akan disambut dengan letter sign yang cukup besar. Letter Sign bertuliskan sabda Yesus yang berbunyi “Datanglah kepadaKu semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” seakan-akan mengerti effort Anda sampai ke pelataran goa. Setelah memasuki area pelataran Anda dapat melihat Gua Maria yang berada di lereng bukit. Sedangkan di sisi sebelah kiri, terdapat pendopo yang berisi patung Yesus Kristus dengan Hati Kudus. Rasa lelah Anda akan terbayar dengan udara yang sejuk untuk Anda hirup dalam-dalam, serta suasana hening yang nyaman untuk berdoa.

Photo. Ery Lukman H. / Samsung A55 5G
Daya Tarik Goa Maria di Bawen
Meski belum dikenal banyak orang, tetapi Gua Maria Bukit Kendalisodo memiliki kesan tersendiri bagi para peziarah. Khususnya bagi peziarah dari luar kota yang ini berdoa dan bersemedi. Hal ini tentu menjadi salah satu daya tarik bagi peziarah yang ingin mendapatkan pengalaman berdoa dan berdevosi dengan nyaman. Kenyamanan berdoa dan bersemedi dalam keheningan alam menjadi salah satu daya tarik bagi peziarah untuk lebih khusyuk memanjatkan doa dan permohonannya. Tempat suci ini dapat menjadi alternatif bagi umat Katolik yang ingin berziarah maupun bersemedi ditengah kesunyian dan hawa sejuk pegunungan. Hal ini karena tidak banyak pengunjung yang lalu lalang dan memecahkan keheningan dengan berbagai suara yang ditimbulkan karena aktifitas kunjungan.
Daya tarik lain dari Gua Maria Bukit Kendalisodo adalah rute jalan salib yang cukup menantang bagi peziarah. Setiap jalur pemberhentian jalan salib memiliki tempat yang cukup menguras tenaga mulai dari bawah hingga akhir di tempat doa bagian atas. Hal ini tentu dapat menjadi salah satu pengalaman baru bagi peziarah yang ingin merasakan langsung pengorbanan Yesus Kristus ketika disiksa hingga disalibkan di Bukit Golgota. Mungkin, rute jalan salib di Goa Maria Bukit Kendalisodo dapat menjadi sedikit representasi melelahkannya memanggul salib hingga ke atas bukit.

Photo. Ery Lukman H. / Samsung A55 5G
Selain itu aksen ornamen dan patung yang ada di Goa Maria Kendalisodo ini memiliki corak khas Jawa lawas. Corak patung-patung ini mengingatkan pada patung-patung yang ada di Gereja Hati Kudus Yesus Kristus di Ganjuran. Beberapa patung Yesus Kristus dan Bunda Maria mengenakan ornamen dan pakaian khas Jawa.
Lokasi dan Jam Buka
Bagi Anda yang ingin mengunjungi Gua Maria Kendalisodo yang ada di Bawen, Anda dapat menuju Desa Glodogan, Harjosari, Kec. Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Jalan aksesnya cukup mudah, yaitu melalui jalan utama yang mengarah ke Bukit Kendalisodo Bawen. Jalan ini merupakan jalan menuju Desa Harjosari yang berada di sisi kiri jalan Solo – Semarang. Jika Anda kesulitan menemukannya, Anda dapat menggunakan Pasar Merak Mati yang ada di sisi kiri Jalan Semarang – Solo sebagai cek point. Jalan menuju Bukit Kendalisodo berada di seberang Pasar Merak Mati, Anda tidak perlu bingung. Karena akses menuju Goa Maria Bukit Kendalisodo hanya ada satu jalan hingga ujung tujuan Anda. Gua Maria ini terbuka untuk umum khusunya untuk umat Katholik yang ingin berdoa tanpa batasan waktu. Jika Anda ingin mengunjunginya pada sore hari – malam, sebaiknya Anda dapat menginformasikan kunjungan Anda kepada penjaga yang ada di gua Maria tersebut.
